Wujudkan Impian Haji Mandiri dengan Investasi Obligasi

Sebagai seorang muslim, tentu kita ingin berangkat haji meskipun sekali seumur hidup. Namun, setiap tahun biaya untuk berangkat haji selalu mengalami kenaikan nominal. Oleh karena itu, biasanya orang akan menabung dalam rentang waktu yang lama untuk menyediakan biaya ibadah haji. Salah satu solusi yang bisa kamu adaptasi adalah dengan menggunakan investasi obligasi.

Investasi obligasi dapat dijadikan pilihan untuk pembiayaan ibadah haji karena termasuk salah satu instrumen investasi yang resikonya kecil. Dengan mulai melakukan investasi, maka semakin cepat pula dalam mengumpulkan biaya ibadah haji. Ketika akan berangkat haji, kamu dapat memilih haji mandiri atau bersama dengan rombongan jamaah.

Kenapa Memilih Haji Mandiri?

Haji mandiri dengan investasi obligasi

Salah satu keuntungan dengan menggunakan haji mandiri adalah kamu dapat mengatur semua kegiatan haji sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Ketika memilih ibadah haji mandiri, kamu juga dapat mencari akomodasi, akses transportasi hingga fasilitas apa yang dibutuhkan selama melakukan ibadah haji.

Keuntungan Berinvestasi Obligasi untuk Dana Haji

Karena obligasi adalah salah satu instrumen investasi untuk menyediakan dana ibadah haji, maka ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan, seperti : adanya pendapatan tetap yang berupa kupon, sehingga kamu pun bisa mendapatkan bunga dalam jumlah yang sama selama obligasi masih berlaku. Maka, kamu dapat memperkirakannya sesuai dengan waktu untuk ibadah haji.

Selanjutnya, kamu juga akan menerima kupon yang dapat diperjualbelikan untuk mendapatkan capital gain. Dengan adanya capital gain, kamu bisa menambah nilai biaya ibadah haji.

Strategi Investasi Obligasi untuk Haji Mandiri

Ketika memutuskan untuk melakukan ibadah haji mandiri, ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan dengan saksama. Hal ini cukup penting karena tidak ada agen travel yang membantu menyusun akomodasi dan biaya lain.

Baca juga:

1. Tentukan Target Biaya Haji

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menentukan jumlah biaya yang dibutuhkan untuk melakukan ibadah haji. Biaya yang termasuk di dalamnya mulai dari biaya makan harian hingga pengeluaran yang tak terduga, misal terjadi luka atau insiden lain. Menentukan besaran jumlah biaya haji mandiri, akan membuat kamu lebih tenang ketika berangkat haji.

2. Pilih Obligasi yang Sesuai

Kemudian, pilihlah jenis investasi obligasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Karena obligasi adalah surat utang dikeluarkan oleh berbagai pihak, maka kamu perlu mempelajarinya terlebih dahulu. Beberapa jenis investasi obligasi yang bisa kamu pertimbangkan, antara lain: obligasi pemerintah, obligasi syariah, obligasi korporasi hingga obligasi daerah.

3. Reinvestasi Kupon

Dengan melakukan reinvestasi kupon, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari capital gain yang didapatkan sebelumnya. Salah satu tujuan dengan melakukan reinvestasi kupon adalah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dalam jangka waktu lebih panjang.

Baca juga:

4. Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi portofolio adalah melakukan investasi pada berbagai sumber aset yang berbeda-beda. Keuntungannya pun tidak sama dan waktu berlakunya juga tidak sama. Hal ini akan membantu kamu mempercepat terkumpulnya biaya haji.

Kesimpulan

obligasi adalah

Beberapa strategi investasi obligasi di atas dapat kamu lakukan untuk membuat rencana ibadah haji mandiri sesuai dengan keinginan. Namun, jika kamu adalah pemula dalam dunia investasi, sebaiknya bertanyalah pada orang yang lebih dulu terjun ke dalamnya atau pihak lain yang terkenal kredibilitasnya.

Dengan membuat rencana dengan baik, maka investasi obligasi dapat dijadikan salah satu cara untuk membantu mengumpulkan biaya untuk ibadah haji mandiri tanpa perlu terfokus pada tabungan konvensional saja. Oleh karena itu, sebaiknya kamu segera memulai investasi obligasi sedini mungkin, agar biayanya juga terkumpul dengan lebih cepat.

Guna membantu kamu memulai investasi obligasi, kamu dapat menggunakan Aplikasi digibank by DBS. Dengan aplikasi ini, calon jamaah haji dapat membeli berbagai produk obligasi, seperti SBN Ritel (ORI, SBR & Sukuk), secara online tanpa perlu mengunjungi bank.

Ketika berinvestasi dengan Aplikasi digibank by DBS, kamu bisa mendapatkan tren finansial terbaru sesuai kebutuhan dan kemampuanmu. Kemudian, ada juga tim advisor yang akan memberikan panduan finansial, pemberitahuan dan kelas edukasi finansial yang dapat menambah pengetahuan tentang kegiatan investasi.

Aplikasi digibank by DBS akan membantu kamu melakukan berbagai transaksi keuangan dari berbagai tempat di seluruh Asia. Hal ini dikarenakan Bank DBS Indonesia memiliki jaringan dengan berbagai negara-negara di Asia, maka kegiatan bisnis pun tetap bisa dilakukan meskipun sedang bepergian atau bahkan saat liburan.

Keuntungan lain dengan menggunakan Aplikasi digibank by DBS untuk investasi adalah kamu bisa melakukan jual beli obligasi pemerintah dari satu aplikasi digital saja. Obligasi adalah salah satu investasi yang dijamin oleh pemerintah. Kamu juga akan mendapatkan pendapatan yang sama pada setiap waktu dari pembayaran kupon atau imbal hasil. Biaya yang diperlukan untuk membeli obligasi juga cukup terjangkau, yakni bisa dilakukan mulai dari satu juta rupiah saja.

Aplikasi digibank by DBS juga menawarkan berbagai layanan dan fasilitas lengkap yang memudahkan nasabah untuk mengelola investasi obligasi langsung melalui gadget saja Dengan cara ini, kamu bisa mulai berinvestasi dan mengumpulkan dana untuk mewujudkan impian mengumpulkan biaya ibadah haji mandiri sesuai dengan kebutuhan.

Jika kamu ingin mengetahui lebih banyak tentang berbagai keuntungan yang ditawarkan Aplikasi digibank by DBS, kamu bisa membaca informasi lengkapnya digibank by DBSdi sini.

Baca juga:

Posting Komentar

0 Komentar